Categories
Berita

Mohammad Nuh Sampaikan Pesan Menyentuh Saat Pelantikan Pengurus BWI Lamongan

Pengurus BWI Perwakilan Kabupaten Lamongan periode masa bhakti 2019-2022 dilantik langsung oleh Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof. Mohammad Nuh di di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Rabu (29/7/2020).

Pada kegiatan itu, Prof. Mohammad Nuh memberikan bebera pesan menyentuh hati kepada para Pengurus BWI Perwakilan Kabupaten Lamongan yang baru dilantik, para peserta pembinaan terdiri dari Nadzir, PPAI dan Penyuluh Agama Islam agar melakukan beberapa hal, yaitu, menata niat dalam menjalankan amanat kepengurusan, selalu rukun dan kompak serta militan dalam menjalankan kepengurusan, mengadakan kegiatan sosialisasi wakaf secara periodik, dan membangun kebiasaan berwakaf bagi anak muda melalui sekolah dan kampus.

Lebih lanjut, mantan orang nomor satu di Kementrian Pendidikan di era Pemerintahn Presiden Susilo Bambang Yudhono tersebut, menyarankan kepada pengurus terpilih untuk melakukan pendataan aset wakaf guna disertifikasi segera, memperkuat kompetensi nazhir, dan mengembangkan project percontohan yang jelas yang manfaatnya bisa dirasakan oleh mauquf alaih secara langsung.

“Perlu dilaksanakan pendataan aset wakaf dan segera disertifikasi, perkuat kompetensi nadzir, kembangkan 1-2 project percontohan, dan rapikan laporan pertanggungjawaban secara rutin,” terangnya.

Diakhir sambutannya, Prof. Muhammad Nuh berharap Badan Wakaf di Lamongan memperbanyak kegiatan literasi sosialisasi supaya mampu meningkatkan jumlah wakaf. Serta mendorong para nazhir untuk meningkatkan nilai wakaf.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Lamongan H.Fadeli, Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, Dandim 0812 lamongan Letkol. Inf. Sidiq Wiyono, Wakapolres Lamongan Kompol. Dies Ferra Ningtias, perwakilan organisasi masyarakat, dan lainnya.

Sumber: bwi.go.id

Categories
Berita

Gemar Berwakaf Bisa Menopang Ekonomi Masyarakat

Potensi wakaf di Indonesia yang cukup besar, dapat dijadikan titik balik kebangkitan ekonomi umat Islam. Pengelolaan wakaf ekonomi produktif yang baik diyakini akan berdampak besar pada perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Mengamini hal tersebut, Bupati Lamongan, Fadeli mengatakan wakaf memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, sehingga jika dikelola secara profesional wakaf dapat menopang ekonomi masyarakat Lamongan, bahkan nasional, Rabu (29/07/2020).

“Jika wakaf ini dikelola dengan sungguh-sungguh dan profesional saya yakin akan menjadi besar. Untuk pembangunan sekolah, musholla maupun pesantren. Ini dapat menopang ekonomi masyarakat Lamongan, bahkan perekonomian nasional,” ungkap Fadeli saat pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Kabupaten Lamongan periode 2019 – 2020 di Lamongan, Rabu siang (29/7/2020).

Senada dengan apa yang disampaikan Bupati Fadeli, Ketua Pelaksana Badan Wakaf Indonesia Prof. Mohammad Nuh menjelaskan wakaf mempunyai dampak besar untuk membangkitkan perekonomian jika masyarakat berwakaf, terutama di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, karena dana wakaf bisa dikelola dan hasil keuntungannya bisa di peruntukan untuk mauquf alaih yang terdampak Covid-19. Dan wakaf dapat menambah surplus di akhirat kelak. Serta,  gemar berwakaf dapat memberikan keuntungan besar, bahkan hingga ke akhirat.

“Dengan berwakaf, infak dan shodaqoh berapapun itu insyaallah dapat menambah surplus kebaikan kita diakhirat,” pungkasnya.

Sumber: bwi.go.id